Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang..
Sabda Rasulullah s.a.w.
Sampaikanlah dariku walau satu ayat..
Murabbi - panggilan terhadap seorang guru yang mampu menyentuh hati para pelajarnya. Bukan sekadar mengajar, namun mendidik para pelajarnya untuk menghayati dan mengamalkan ilmu yang diperolehi.
Muallim - lebih berlegar di sekitar akal pelajar, yakni mengajar sehabis baik. Namun, tidak menyentuh emosi dan hati para pelajarnya.
Cikgu cap ayam - janji datang sekolah, dapat gaji setiap bulan, ngaja x ngaja belakang soal..
Macam mak ayam kita tengok, kadang2 jika kita tabur beras, dia yang duk berebut patuk beras lebih dari anak2 ayam lagi.
Jika ingin melihat istilah seorang pendidik di dalam Islam, lihatlah kepada susuk peribadi Muhammad s.a.w, seorang muallim, murabbi teragung. Dan seharusnya, seorang guru mengambil Rasulullah sebagai contoh ikutan dalam mendidik para pelajar.
An-Nahlawi misalnya, menetapkan sepuluh sifat dan syarat bagi seorang guru yaitu :
Pertama, harus memiliki sifat rabbani, artinya seorang guru harus mengaitkan dirinya kepada Tuhan melalui ketaatan pada syariatnya.
Kedua, harus menyempurnakan sifat rabbaniahnya dengan keikhlasan, artinya aktiviti pendidikan tidak hanya untuk sekadar menambah wawasan melainkan lebih dari itu harus ditujukan untuk meraih keredhaan Allah SWT. serta mewujudkan kebenaran.
Ketiga, harus mengajarkan ilmunya dengan sabar.
Keempat, harus memilki kejujuran, artinya yang diajarkan harus sesuai dengan yang dilakukan.
Kelima, harus berpengetahuan luas dalam bidangnya.
Keenam, harus cerdik dan berketrampilan dalam menciptakan method pengajaran yang sesuai dengan peralatan.
Ketujuh, harus mampu bersikap tegas dan meletakan sesuatu sesuai dengan kondusinya.
Kedelapan, harus memahami anak murid baik karakter maupun kemampuannya.
Kesembilan, harus peka terhadap fenomena kehidupan.
Kesepuluh, harus bersikap adil terhadap seluruh anak murid.
Seorang penyair pernah mengatakan...
Wahai orang yang mengajar akan yang lainnya..Mulakanlah pengajaran itu dari dirimu..Kau meresapkan ubat sedang dikau membutuhkannya..Kau mengubati orang yang sakit sedang dikau sendiri sakit..Mulailah dari dirimu, jauhkan dari kesesatannya..Jika itu telah dilakukan, bererti dikau orang bijak..Sejak itu akan diterima nasihatmu, jika kau menyampaikannya..Dan ia akan meniru ucapanmu dan menerima mengajaranmu..
p/s: sedih melihat cikgu dan bakal2 cikgu yang tidak seperti murabbi, setidaknya jadilah muallim.. =.=

0 kAtE-kAtE mErEkA:
Post a Comment