Untunglah...


Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang..

Untunglah..
Perkataan sinis yang sering diucapkan oleh angah..
Dan sekarang sering meniti di bibirku..
Bukan apa, seronok juga mengusik rakan-rakan..
Namun bukan bermaksud ingin meminta simpati..

Sedang sibuk rakan-rakan membicarakan soal jodoh, pertunangan..
Zaujah-zaujah di dalam kereta bertukar-tukar diusik oleh yang lain..
Dari yang muda sehinggalah kepada yang tua..
Aku yang dari tadi turut tersenyum dan ketawa dengan telatah rakan-rakan..
Melihat ke luar tingkap kereta..
Terus perkataan.. "untunglah.." terkeluar dari mulut..
Sejurusnya selepas itu, semua rakan yang tadinya sibuk mengusik, terus terdiam..
Ain menyentuh bahuku dari seat belakang..
Aku tersenyum lagi sendirian..
Bukan meminta simpati, tidak, bukan begitu sahabat..
Benarlah kataku.. untunglah..
Untung kalian..
Untung juga diriku yang mempunyai sahabat seperti kalian..
Bergembira dalam bahagianya kalian..
Kerana tanpa kalian, dengan siapa akanku tersenyum dan tertawa..

Untunglah..
Dalam setiap kesulitan, di hujungnya ada kegembiraan..
Untunglah..
Dalam setiap ujian, bertimbun pahala dihadiahkan..
Untunglah..
Untunglah kalian menjadi umat terakhir..
Untunglah kalian menjadi hamba yang mengenal Pencipta..
Untunglah..
=')

0 kAtE-kAtE mErEkA:


I LUV ALLAH

I LUV ALLAH

~Wahai Diriku Yang Lupa~

Jiwaku bergoncang
bila ku sebut nama-MU
mengapa ALLAH
ENGKAU masih selamatkanku
memberi rasa bahagia
sedang jiwa terbakar habis
oleh dosa tak pernah berhenti
tidak terhitung olehku
banyak dan besarnya derhaka
terima kasih ALLAH
masih sempat sujud buat-MU