bukan aku..


Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang..

Aku tidak, ya aku bukan..
Bukan insan baik yang senentiasa menuturkan kata-kata hikmat di setiap telinga pendengar..
Bukan insan yang mampu menaikkan semangat setiap yang membaca nukilanku..
Bukan insan yang boleh menginsafkan dengan setiap perlakuan yang aku lakukan..
Bukan, oh Ya Allah, aku masih bukan semua itu..

Aku cuma punyai sekeping hati, yang masih mahu mengarah kepada kebaikan..
Setiap yang aku lakukan, aku harapkan ada nilainya di sisi Allah..
Setiap yang aku tuturkan, aku harap tiada yang terluka dari ketajaman lisanku..
Setiap yang aku nukilkan, cuma peringatan dan terus-terusan peringatan buat diri sendiri..

Terkadang aku diuji dengan setiap apa yang ku nukilkan, teruk, ya kondisinya teruk..
Aku jatuh, dan kalah dengan prinsip diri sendiri..
Aku insan yang lemah..
Namun, aku masih punyai sekeping hati itu..
Terkadang aku melakukan maksiat..
Allah sahaja tahu apa yang telah ku lakukan, telah ku buat sepanjang keberadaanku..
Aku bukan si alim, si cerdik pandai, aku juga punyai nafsu yang mengajakku kearah kejahatan..
Allah sahaja tahu betapa aku menangisi saat-saat aku yang hitam itu..
Namun, aku masih punyai sekeping hati itu..
Terkadang, aku mengatakan sesuatu yang merobek emosi pendengar, biarpun benar..
Dan aku merasainya, ya, dakwah itu melalui hikmah, bukan deraan lisan dan emosi..
Apa yang harus aku lakukan dalam keadaan kebenaran dan persahabatan di bahagi dua..

Terkadang aku mengharapkan teman dalam membantu bangun diri ini..
Namun..
Ya Allah, Engkaulah temanku dalam menghadapi diri sendiri..
Ya Allah, Engkaulah teman terbaik dalam menunjukkan diri ini ke jalanMu..
Ya Allah, Engkaulah teman terbaik yang tetap ada saat diri terjatuh hina..
Ya Allah..
Kurniakan aku RamadhanMu..
Aku ingin mencari cintaMu di siang dan malamMu..
Ya Allah..
Andai mereka tahu.. andai dia tahu..
Aku masih bukan siapa-siapa di sebalik topengku ini..
Masih hina, masih berdosa…


0 kAtE-kAtE mErEkA:


I LUV ALLAH

I LUV ALLAH

~Wahai Diriku Yang Lupa~

Jiwaku bergoncang
bila ku sebut nama-MU
mengapa ALLAH
ENGKAU masih selamatkanku
memberi rasa bahagia
sedang jiwa terbakar habis
oleh dosa tak pernah berhenti
tidak terhitung olehku
banyak dan besarnya derhaka
terima kasih ALLAH
masih sempat sujud buat-MU